Budidaya Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) Pola Tradisional
Plus
Udang vannamei merupakan salah satu jenis udang introduksi yang
akhir-akhir ini banyak dinikmati, karena memiliki keunggunalan seperti tahan
penyakit, pertumbuhannya cepat (100 – 110 hari), sintasan selama pemeliharaan
tinggi dan nilai konversi pakan (FCR-nya) rendah (1:3).
Namun demikian pembudidaya udang yang modalnya terbatas masih
menganggap bahwa udang vannamei hanya dapat dibudidayakan secara intensif.
Anggapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar, karena hasil kajian
menunjukkan bahwa vannamei jug dapat diproduksi dengan pola tradisional.
Bahkan dengan pola tradisional tambak dapat menghasilkan ukuran
panen yang lebih besar sehingga harga per kilo gramnya menjadi lebih mahal.
Teknologi yang tersedia saat ini masih untuk pola intensif dan
semiintensif, padahal luas areal pertambakan di Indonesia sekitar 360.000 ha,
80% digarap oleh petambak yang kurang mampu.
